Tampilkan postingan dengan label MULTI LEVEL MARKETING. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MULTI LEVEL MARKETING. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Desember 2014

Tips

TIPS MENGHINDARI JEBAKAN DS/MLM PALSU


Masyarakat yang ingin bergabung dengan jaringan bisnis penjualan langsung/ penjualan berjenjang DS/MLM, pertama kali harus pintar mengenali ciri-ciri DS/MLM Asli dengan DS/MLM palsu. Perusahaan DS/MLM palsu menggunakan skema piramid atau money game dan beroperasi secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi. 

Korban DS/MLM palsu tidak hanya dari masyarakat kalangan bawah, tetapi juga masyarakat menengah-atas seperti pejabat publik, politisi, pengusaha, eksekutif, dll. Perusahaan DS/MLM palsu tersebut beroperasi di kota-kota besar hingga ke pelosok desa. Kasus penipuan berkedok DS/MLM palsu sudah sering terjadi dimasa lalu, namun selalu saja muncul kembali akibat lemahnya aturan hukum dan lemahnya penegakan hukum.

Kasus penipuan dengan modus money game yang pernah terjadi di Indonesia antara lain: PT QSAR (Ramli Araby), YAKM (Yusuf Ongkowijoyo), PT Adess Sumber Hidup Dinamika (Add Farm), dll. Perusahaan MLM palsu yang menerapkan skema piramida banyak pula yang pernah beroperasi di Indonesia antara lain: GoldQuest Internasional, My 7 Diamond, dan PT Pohon Mas Mapan Sejahtera.

Ada beberapa tips sederhana yang dapat kita pakai agar kita dapat terhindar dari jebakan DS/MLM palsu. 
1. Jauhkan diri kita dari sikap mental "ingin cepat kaya raya dalam waktu singkat". Sikap serakah macam ini banyak menghinggapi bangsa kita sehingga menyuburkan praktik korupsi-kolusi-nepotisme serta praktik bisnis tidak sehat termasuk bisnis money game dan skema piramid. Orang yang memiliki sikap negatif seperti ini mudah tergoda untuk bergabung dengan jaringan DS/MLM palsu, sebab yang ada dalam pikiran mereka hanyalah bagaimana menjadi orang kaya mendadak, meskipun harus mengorbankan nasib banyak orang. Mentalitas menerabas ini semakin banyak diterapkan dalam masyarakat Indonesia antara lain karena kesalahan dalam menerapkan strategi pendidikan nasional.

Rabu, 15 Oktober 2014

PANDANGAN NEGATIF TENTANG MLM

Rasanya nyesek banget ya ada yang jelek-jelekin MLM. Ya walaupun sebenernya wajar saja karena kan image MLM telah terlanjur negatif di negeri kita :) Itu karena disebabkan ada beberapa perusahaan yang menjalankan MONEY GAME berkedok MLM, sehingga banyak masyarakat awam yang belum terlalu mengerti dan akhirnya tertipu sehingga memberikan komentar negatif tentang MLM. 

Sebenernya ada banyak cara perusahaan money game berkedok MLM lakukan untuk menipu masyarakat Indonesia. Sehingga banyak hal yang harus kita cari tau terlebih dahulu kalau kita diajak atau bahkan ingin bergabung dalam perusahaan MLM. Telitilah terlebih dahulu sebelum kamu tertipu. Banyak bertanya dan ajukan pertanyaan kepada orang yang mengajak atau merekrut kamu jika kamu merasa perkataan yang dilontarkannya tidak masuk akal untuk kamu :)

MLM adalah salah satu pekerjaan dengan gaji bulanan termahal. Bahkan gaji distributor MLM saja bisa melebihi gaji mentri di Indonesia lhoo :) Asalkan kamu memang memilih MLM yang tepat untuk kamu jalani :) Banyak perusahaan yang mengaku menjalankan MLM di Indonesia :) Maka kamu harus hati-hati yaa :) Jangan sampai kamu memilih bekerja keras ditempat yang tidak tepat :) Yang menyebabkan kamu menyesal di kemudian hari :)

Nah ini ada beberapa perbedaan MLM dengan Money Game menurut APLI yaa :)

1. MLM : sudah dimasyarakatkan dan diterima hampir diseluruh dunia.
Money Game : sudah banyak negara yang melarangdan menindak perusahaan dengan sistim ini, bahkan pengusahanya ditangkap pihak yang berwajib.

2. MLM : berhasil meningkatkan kesejahteraan dan penghasilan para anggotanya dari level atas sampai level bawah.
Money Game : hanya menguntungkan orang yang join pertama kali, atas kerugian anggota yang mendaftar belakangan.

3. MLM : Keberuntungan atau keberhasilan mitra usaha ditentukan dari hasil kerja dalam bentuk penjualan atau pembelian produk atau jasa yang bernilai atau berguna bagi konsumen.
Money Game : Keuntungan atau keberhasilan anggota ditentukan dari seberapa banyak yang bersangkutan merekrut orang lain yang menyetor sejumlah uang sampai terbentuk satu format piramida. 

4. MLM : satu orang berhak menjadi mitra kerja SATU KALI saja. 
Money Game : Setiap orang boleh menjadi anggota berkali-kali dalam satu waktu tertentu, menjadi anggota disebut membeli KAVLING, jadi seseorang boleh membeli beberapa KAVLING.

5. MLM : Biaya pendaftaran menjadi anggota tidak terlalu mahal, masuk akal dan imbalannya adalah STARTERKIT (panduan bisnis) yang senilai. Biaya pendaftaran tidak untuk dimaksudkan untuk memaksakan pembelian produk dan bukan mencari keuntungan dari uang pendaftaran.
Money Game : Biaya pendaftaran anggota biasanya sangat tinggi, biasanya disertai dengan produk yang jika ditung biayanga sangat tinggi. Jika seorang anggota lebih banyak merekrut orang lain, maka barulah ybs mendapatkan keuntungan, dengan kata lain keuntungan didapat dengan merekrut lebih banyak anggota, bukan dengan penjualan yang lebih banyak.

Selamat mambaca yaa :) Dan jangan lupa untuk selalu teliti dalam mencari info tentang Money Game yang berkedok MLM :)

Sabtu, 27 September 2014

MLM

ORIFLAME HALAL ATAU HARAM?




Kalau dari segi produk, Insya Allah Oriflame itu HALAL yaa :) Tapi bagaimana dengan sistim bisnisnya? Yuk mari kita telaah lagi bareng-bareng. Untuk memutuskan MLM tersebut HALAL atau HARAM ada beberapa kriteria yang bisa kita pakai sebagai tolak ukurnya. Tidak bisa begitu saja memukul rata bahwa semua MLM itu HARAM. Karena sistim setiap perusahaan MLM itu berbeda-beda. Maka dari itu, suatu perusahaan MLM bisa dilihat HARAM atau tidaknya dari kriteria di bawah ini.

1. Riba (Transaksi Keuangan Berbasis Bunga)
Oriflame memberikan persentase keuntungan yang jelas kepada setiap konsultannya. Oriflame membagikan keuntungan yang diperoleh perusahaan bukan dari bunga, melainkan dari keuntungan menjual produk nyata kepada konsumen. Setiap penjualan satu produk oriflame, konsultan akan mendapatkan keuntungan langsung 23% dari harga produk yang tercantum dalam katalog.

2. Gharar (Kontrak yang Tidak Lengkap dan Jelas)
Kita sebagai konsultan oriflame, mendapat kontrak yang jelas bahwa keuntungan dari menjalankan bisnis oriflame adalah dengan diskon langsung dari Direct Selling (penjualan langsung, selisih harga produk di katalog dengan harga konsultan). Juga oriflame memiliki sistim plan yang jelas dalam sistim MLMnya. 

3. Penipuan
Oriflame berdiri di Swedia sejak tahun 1967 dan berada di Indonesia pada tahun 1986. Oriflame merupakan pelopor MLM di Indonesia pada waktu itu. Dan kalau oriflame pernah melakukan penipuan, tentu saja perusahaan ini sudah gulung tikar sejak dulu. Lebih dari 25 tahun berada di Indonesia cukup menjadikan bukti bahwa perusahaan ini bonafid dan dapat dipercaya.

Jumat, 27 Juni 2014

Cara Membedakan Bisnis MLM Murni dengan Bisnis Money Game


Mendadak Kaya Tanpa Kerja. Inilah salah bunyi tagline atau teks iklan yang menawarkan suatu bisnis. Iklan seperti ini memang sangat menarik, terutama bagi orang-orang yang masih awam di bidang bisnis multi level marketing (MLM). Tetapi berhati-hatilah! Bisa jadi bisnis yang ditawarkan sebenarnya bukan bisnis MLM murni melainkan bisnis money game yang lebih banyak menimbulkan kerugian daripada keuntungan.Lalu bagaimana agar tidak terjebak dalam bisnis money game? Kuncinya adalah ketahui terlebih dahulu perbedaan antara bisnis MLM murni dengan bisnis money game. Apa saja perbedaan tersebut? Berikut adalah ulasannya.

Bisnis MLM Murni vs Bisnis Money Game

Pertama, Legalitasnya. Perbedaan utama antara bisnis MLM murni dan bisnis money game adalah dari segi legalitas. Bisnis MLM murni adalah bisnis  legal yang memiliki dasar hukum untuk mendirikan perusahaan Multi Level Marketing dan memiliki informasi yang jelas mengenai perusahaan yang menjalankannya, sedangkan bisnis money game adalah bisnis tipu-tipu seperti penawaran bisnis berkedok arisan berantai dan bisnis ini pun tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Legalitas MLM murni di Indonesia dinaungi oleh APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia).

Kedua, Modal awalnya. Bisnis MLM murni biasanya menarik biaya pendaftaran yang relatif murah sebagai modal awal memulai bisnis. Tidak demikian halnya dengan bisnis money game yang mensyaratkan pembayaran awal dalam jumlah besar.

Ketiga, Produknya. Bisnis MLM murni memiliki produk nyata dengan kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Harga produknya sesuai dengan kualitas dari produk itu sendiri. Berbeda halnya dengan bisnis money game yang tidak memiliki produk nyata. Member bisnis money game diminta untuk menyetorkan sejumlah uang tanpa menerima produk nyata atas pembayaran tersebut.

Keempat, Cara mendapatkan keuntungannya. Pada bisnis MLM murni, keuntungan utamanya berasal dari kerja keras untuk mendapatkan laba penjualan produk. Adapun keuntungan lain berupa komisi yang didapatkan dari penjualan total grup lebih dinilai sebagai bonus. Sebaliknya pada bisnis money game, keuntungan yang didapatkan sebenarnya hanyalah hasil relokasi uang yang disetorkan downline kepada para upline.

Kelima, Penghargaan atas prestasi. Perusahaan yang menjalankan bisnis MLM murni memberikan penghargaan pada anggotanya yang berprestasi dalam penjualan produk. Dengan demikian hanya yang bekerja keras yang akan mendapatkan hasil lebih. Sehingga sangat memungkinkan terjadi penghasilan downline mengalahkan peghasilan upline. Penghargaan prestasi seperti ini tidak akan ditemui dalam bisnis money game. Dalam bisnis money game, semakin banyak downline pasti semakin kaya pula upline teratas terlepas apakah upline tersebut bekerja atau tidak. Dalam hal ini downline terbawah yang paling menderita.
Jadi, Telitilah sebelum memilih bisnis Multi Level Marketing yang baik untuk Anda.